TEKNIK BIOMEDIS ITERA AMBIL PERAN KOLABORASI RISET TERAPI COVID-19 DENGAN PEMKAB TUBABA

Tim pakar dari Insitut Teknologi Sumatera (ITERA) melakukan kunjungan ke lokasi Uluan Nughik Thermal Therapy (UNTC), sebuah metode kesehatan yang diciptakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, bersama sejumlah dokter, sebagai bagian penanganan Covid-19. Kunjungan tim ITERA, Senin, 30 Agustus 2021, tersebut merupakan tahap awal rangkaian riset ITERA terhadap inovasi yang digagas Bupati Tubaba, H. Umar Ahmad, S.P., guna mengoptimalkan fungsi UNTC. 

Dalam kunjungan tersebut, tim dari ITERA terdiri dari berbagai macam bidang keahlian dan lintas jurusan. Tim yang diketuai oleh dosen Teknik Biomedis ITERA, Rudi Setiawan, S.T., M.T., dan Nike Dwi G. D, S.Si., M.T., sebagai wakil ketua, David Ricardo, S.T., M.T. dan Rifqi Ikhwanuddin, S.T., M.T., sebagai ahli fisika bangunan dan akustik, Dr. Eko Satria sebagai ahli fisika instrumen dan material, Amrina Mustaqim, S.T., M.T sebagai perwakilan kelompok keahlian Sustainable Technology Materials, dan Zenia F Saraswati, S.T., M.T., sebagai komunikator kepakaran.

UNTC dicetus oleh Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama sejumlah dokter di daerah setempat yang merupakan sebuah inovasi dalam bidang kesehatan sebagai upaya penanganan Covid-19. UNTC telah melayani lebih dari 100 orang pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan hingga berat. Semua pasien yang masuk ke dalam UNTC sebelumnya telah dilakukan serangkaian cek untuk memenuhi standar operasional yang diberlakukan oleh tim kedokteran dari RSUD Tubaba. Pasien yang masuk ke dalam chamber juga selalu diawasi perkembangannya secara berkala oleh para tenaga kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Tim ITERA, Rudi Setiawan, S.T., M.T., menjelaskan kepada pihak UNTC bahwa ITERA sangat terbuka dengan adanya potensi kolaborasi yang sifatnya inovatif, keterbaharuan dan kebermanfaatan terlebih dalam upaya penanganan Covid-19.

“Tim kami akan terus berupaya dalam mendalami sosok UNTC ini untuk nantinya dapat memperkuat dari sisi scientific reports dan pengembangan selanjutnya.” Jelas Rudi.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *