Webinar Kedua: Berkarir sebagai lulusan Teknik Biomedis

Prof. Dr. Ir. Bambang Guruh Irianto mengatakan dalam paparannya bahwa lulusan Sarjana Teknik Biomedik memiliki kesempatan besar untuk berkarir di rumah sakit, industri dan bidang-bidang lainnya. Untuk bekerja di rumah sakit, seorang insinyur biomedis membutuhkan pelatihan khusus agar dapat bekerja sebagai insinyur klinis. Terdapat regulasi khusus untuk bekerja sebagai tenaga teknisi alat kesehatan di rumah sakit saat ini. Maka perlu adanya audensi antara penyelenggara pendidikan sarjana teknik biomedik dengan kementrian kesehatan agar nantinya lulusan teknik biomedik dapat bekerja langsung di rumah sakit. Indonesia terus memperbaiki sistem pengadaan barang dan jasa alat-alat kesehatan agar adanya keberlanjutan dalam penggunaan dan pemeliharaan alat-alat tersebut.

Teknik Biomedik memiliki peluang yang sangat besar hingga kemudian hari karena manusia akan terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kesehatan untuk tercapainya level kesehatan manusia yang lebih tinggi. Tiap profesi dari seorang insinyur biomedis memiliki porsi masing-masing, tergantung perannya dalam pekerjaannya tersebut. Seorang insinyur dapat  berinteraksi langsung dengan para dokter.

Pak Aryo mengatakan dalam paparannya bahwa profil yang dibutuhkan sebagai seorang insinyur biomedis adalah problem solver, hardskill sangat dibutuhkan, pengetahuan terhadap ilmu sains (untuk berkomunikasi dengan dokter dan ahli medis lainnya), kemampuan berkomunikasi, kemampuan organisasi dan manajemen, pengetahuan terhadap norma dan peraturan, dan kemampuan personal (personality).

Kunci sukses sebagai pengusaha atau enterpreneur (start up) atau sejenisnya: mengusahakan keajaiban, kerja keras, pantang menyerah, lakukan sesuatu yang dicintai.

Leave a Reply

Close Menu