Kolaborasi riset antara Teknik Biomedik ITERA dan kampus peringkat QS96 dan THE23 dunia

Dosen Teknik Biomedik ITERA berhasil menjalin kolaborasi riset dengan dosen di Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Chulalongkorn University (CU) yang pada peringkat tahun 2022 menduduki posisi ke-96 sedunia berdasarkan perangkingan universitas dunia QS. CU juga menduduki posisi ke-23 sedunia pada perangkingan universitas dunia THE. Kolaborasi riset ini telah menghasilkan publikasi jurnal nasional open access terindeks Sinta S4 di Journal of Science and Applicative Technology.

Artikel berjudul “Active contour driven by scalable local regional information on expandable kernelini membahas teknik segmentasi citra menggunakan active contour model. Karakteristik utama dari skema yang diajukan ini adalah kernel secara bertahap berkembang untuk menemukan tepi objek. Sehingga skema ini dapat menembus tepi cekung lebih efektif dan efisien dibandingkan beberapa skema lainnya.  Jika kernel Gaussian digunakan, skema ini bisa mensegmentasi objek dengan batas kabur atau halus. Selain itu, fitur selektivitas arah memungkinkan untuk mensegmentasi dua jenis tepi hanya dengan satu posisi awal.  Performa skema ini menunjukkan hasil segmentasi yang lebih baik dibandingkan dengan metode active contour lain yang menggunakan informasi daerah saat mensegmentasi citra berderau dan tekstur tidak seragam (atau heterogen) pada citra sintetis maupun citra medis.  Sementara itu, implementasi level set memungkinkan fleksibilitas topologi untuk skema active contour ini.

Leave a Reply

Close Menu